Running Teks
23 Februari 2016 - 09:21:21 WIB Berita admin

Dinas Koperasi UMKM Medan Dorong UMKM Miliki Sertifikasi Halal

Dinas Koperasi UMKM Medan Dorong UMKM Miliki Sertifikasi Halal

Dinas Koperasi Dorong Umkm Miliki Sertifikasi Halal

 
"Pelaku UMKM harus jeli melihat pasar dan mampu memanfaatkan peluang yang ada. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan MEA sebagai batu loncatan untuk kesuksesan"
Medan, 16/2 (Antara) - Dinas Koperasi dan UMKM Kota Medan mendorong pelaku UMKM setempat, khususnya yang bergerak di bidang usaha kuliner agar memiliki sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia untuk berbagai produk yang dihasilkan.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Medan, Arjuna Sembiring di Medan, Selasa, mengatakan, pihaknya telah menjalin komunikasi dengan MUI Kota Medan dalam hal penerbitan sertifikasi halal pada produk-produk yang dihasilkan oleh UMKM.

Hal itu dilakukan sebagai salah satu upaya pendampingan agar UMKM di kota itu dapat bertahan, mengingat sertifikasi halal pada sebuah produk dewasa ini juga sudah menjadi suatu keharusan.

Karena, kata dia, masyarakat juga akan semakin selektif dan enggan mengkonsumsi produk-produk yang tidak memiliki sertifikasi halal, sehingga produk makanan yang tidak memiliki sertifikasi halal akan ditinggalkan.

"Atas dasar itulah kami mendorong UMKM agar mengurus sertifikasi halal dari MUI. Kita ingin UMKM tetap maju dan berkembang apalagi dalam menghadapi MEA," katanya.

Terkait MEA, lanjut dia, pelaku UMKM diminta untuk memanfaatkan pasar bebas tersebut untuk lebih memperluas pemasaran sehingga produk yang dihasilkan dapat lebih dikenal mancanegara.



"Pelaku UMKM harus jeli melihat pasar dan mampu memanfaatkan peluang yang ada. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan MEA sebagai batu loncatan untuk kesuksesan," katanya.

MEA merupakan integrasi ekonomi ASEAN dalam menghadapi perdagangan bebas antarnegara di Asia Tenggara yang tujuannya untuk meningkatkan stabilitas perekonomian di kawasan ASEAN.

Seluruh negara anggota ASEAN seperti Brunei, Filipina, Indonesia, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Singapura, Thailand, Vietnam, telah menyepakati perjanjian itu.

Dalam menghadapi persaingan yang teramat ketat selama MEA itu, negara-negara ASEAN haruslah mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang terampil, cerdas, dan kompetitif.***3***




COPYRIGHT © ANTARASUMUT 2016

 

BackSuku Bunga Dana Bergulir KUMKM Dipangkas Next Dinas Koperasi Umkm Medan Gencar Promosi Produk UMKM

Tags:

Komentar

Leave a Reply